Cara Tahu Anak Perlu Les Private

Orang tua seringkali memberikan anak tambahan les private selepas anak pulang sekolah. Namun sebenarnya apakah itu bagus dan memang benar-benar diperlukan oleh anak, apakah tidak justru akan memberi beban tambahan bagi anak di saat jam istirahat nya atau pada saat jam main nya, dan lain sebagainya. Ternyata terdapat banyak hal yang harus dipertimbangkan. Jadi bagi orang tua yang sibuk dan sangat ingin anaknya berhasil dan mencapai prestasi tertinggi di sekolahannya seringkali secara membabi buta memberikan beraneka jenis les tambahan bagi anak, yang bahkan sangat menyita waktunya. Hal semacam itu tentu kurang bagus, dan bisa saja akan membuat anak menjadi stres. Namun ada juga anak yang sebenarnya memerlukan les private atau tambahan les tapi malah tidak diberikan atau salah dalam metode les nya yakni diberi les per kelas yang bercampur dengan anak yang lainnya. Sehingga karena kurang cocok metode pengajarannya maka prestasi anak pun masih sama dan tak mengalami peningkatan sesuai dengan yang diharapkan. Berikut ini ialah cara tahu anak perlu Les Private atau tidak.

Nilai Mata Pelajaran yang Sangat Rendah

Indikator anak memerlukan adanya les tambahan atau les private ialah jika nilai pada mata pelajaran tertentu sangat rendah, dibawah rata-rata. Terutama pada mata pelajaran utama seperti mata pelajaran matematika misalnya, atau mata pelajaran bahasa Inggris, bahkan juga mata pelajaran bahasa Indonesia dan lain sebagainya yang sangat menentukan kelulusannya, ataupun untuk beberapa jenis mata pelajaran yang memang terkenal cukup sulit dikuasai oleh rata-rata banyak anak.

Permintaan Anak

Lalu juga jika anak meminta agar diberikan les private, maka sebaiknya penuhi permintaannya. Apalagi jika nilai anak pada mata pelajaran terkait tersebut sangat rendah atau meski di atas rata-rata namun anak memiliki minat yang sangat tinggi sehingga meminta untuk diberi les private guna mendalami mata pelajaran tersebut secara lebih lanjut. Les private yang diadakan secara perorangan, yakni satu guru atau satu mentor bagi satu siswa, akan bisa membuat anak lebih percaya diri dan tidak malu untuk bertanya, anak yang semula bersifat tertutup atau introvert maka dengan metode les private akan bisa lebih terbuka dan tak perlu malu akan diperolok atau diejek temannya jika menanyakan hal yang belum jelas baginya. 

Guru atau mentor pengajarnya juga akan bisa lebih fokus pada perkembangan anak pada metode les private.