Cara Menggunakan Ovutest Scope secara Tepat

Ovutest Scope lebih ekonomis, karena bisa dipergunakan secara berulang kali dan juga lebih higienis dari kit tes urine, karena Ovutest Scope menggunakan media test berupa air liur, bukan urin lagi. Berikut ini cara menggunakan Ovutest Scope secara Tepat.

Setelah mendapatkan seperangkat alat Ovutest Scope dan juga baterai serta Kain pembersih serta Buku Petunjuk juga Kartu Kalender Masa Subur maka baca baik-baik petunjuk pemakaiannya. 

Lalu pasangkan baterainya sesuai petunjuk.

Kemudian lepas penutup alat Ovutest scopenya.

Selanjutnya dengan sangat hati-hati, lepaskanlah lensa optik dari bagian badan alatnya. Kemudian bersihkan lensa obyek Ovutest scope tersebut.

Berikutnya ambil air liur secukupnya. Dapat dengan menggunakan jari tangan atau bisa juga dengan secara langsung oleskan dari ujung lidah. Kemudian ratakan air liur pada permukaan lensa obyek, dan usahakan agar tidak terbentuk gelembung udara.

Lalu tunggu air liur mengering yakni akan memerlukan waktu 7 menit sampai 10 menit. Kemudian sesudah air liur mengering, lalu pasangkan lensa kembali pada tempatnya yang semula.

Berikutnya Tekanlah tombol yang ada di samping mikroskop sampai terlihat adanya cahaya, dan dekatkan mata. Kemudian putar lensa hingga terlihat jelas gambarnya. 

Lalu Cek dan Amati hasil gambar pola kristal cairan air liur nya dan selanjutnya bandingkan pola gambarnya dengan gambar diagram hasil yang ada, hingga bisa diketahui hasilnya.

Kemudian bersihkan lensa obyek dengan kain pembersih guna penggunaannya berikutnya. Jangan sampai ada air atau cairan lain yang menempel pada lensa Ovutest scope. Hal tersebut akan mencemari media test air liur pada penggunaan di tahap berikutnya. Jadi tak perlu siramkan atau menggunakan air atau cairan lain apapun, untuk membersihkan lensanya, cukup lap saja dengan menggunakan kain pembersih yang telah disertakan. Kain pembersih tersebut bisa dicuci namun tunggu hingga kain pembersih tersebut benar-benar kering jika hendak digunakan untuk membersihkan atau disentuhkan pada lensa Ovutest scope tersebut.

Demikianlah cara menggunakan Ovutest Scope secara Tepat. Tingkat akurasi hasil Ovutest Scope ialah mencapai hingga 98%.

Cara Menghitung Masa Subur Menggunakan Kalender Ovulasi

Kalender ovulasi merupakan salah satu metode paling sederhana yang bisa digunakan untuk menghitung masa subur wanita. Penghitungan masa subur kini bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan menggunakan rumus penghitungan paling mudah, yaitu menggunakan patokan hari pertama Anda mengalami haid pada periode tersebut.

Penghitungan ini cukup akurat dan bisa membantu Anda yang ingin melakukan program hamil atau ingin melakukan KB alami tanpa menggunakan obat. Berikut ini merupakan cara menghitung masa subur dengan menggunakan kalender ovulasi.

Tandai Tanggal Hari Pertama Haid Terakhir

Langkah pertama untuk melakukan penghitungan adalah dengan selalu menandai hari pertama haid terakhir pada periode tersebut. Sebaiknya Anda menghitung masa subur untuk beberapa periode sehingga proses penghitungan masa subur bisa menghasilkan tanggal yang lebih akurat.

Tambahkan 10 Hari Dari Tanggal Tersebut

Dari tanggal hari pertama haid terakhir yang telah ditandai, silahkan Anda tambahkan 10 hari kalender untuk menentukan masa subur Anda. Setelah mendapatkan hasil pertambahan hari pertama haid terakhir dan 10 hari tersebut, Anda akan melihat hari pertama masa subur yang Anda alami pada periode tersebut.

Tambahkan 4 Hari Dari Hasil Penghitungan

Setelah mendapatkan hasil kapan hari pertama masa subur Anda, silahkan Anda menambahkan 4 hari lagi untuk sebagai range atau masa dimana kemungkinan terjadi pembuahan akan semakin besar. Tanggal tersebut bisa digunakan untuk merencanakan kehamilan bagi Anda yang sedang menjalankan program kehamilan.

Namun tanggal penghitungan masa subur juga bisa digunakan untuk Anda yang ingin melakukan program KB. Bila Anda ingin mencegah terjadinya pembuahan, Anda disarankan untuk menghindari tanggal tersebut apabila ingin melakukan hubungan suami istri.

Metode ini mudah dilakukan dan dapat Anda hitungan sendiri di rumah. Anda tidak membutuhkan obat-obatan atau peralatan tambahan untuk melakukan penghitungan masa subur. Dari segi akurasi penghitungan, penggunaan kalender juga bisa menjadi salah satu metode dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Jangan ragu untuk mencoba metode kalender ovulasi bila ingin mengetahui kapan masa subur dan kapan saat yang tepat untuk melakukan pembuahan.

Besaran Dan Syarat Umum Agar Deposito Dijamin LPS

Apakah anda tahu apa itu LPS dan juga deposito dijamin LPS? Well, LPS adalah suatu lembaga independen yang mana fungsinya menjamin simpanan milik nasabah yang ikut serta menjaga stabilitas perbankan. Lalu, bagaimana agar deposito atau simpanan dapat dijamin LPS? Berapa nilai maksimalnya? Berikut penjelasannya:

Besaran simpanan yang akan dijamin pihak LPS

Nilai maksimal simpanan setiap nasabah yang akan dijamin pihak LPS ialah sebesar 2 miliar rupiah. Jika nasabah tersebut memiliki rekening lebih dari 1, maka yang dijamin adalah total keseluruhan jumlah saldo atau simpanan di semua rekening. 

Penjaminan nilai simpanan tersebut meliputi:

  • Simpanan pokok plus bunga untuk pihak bank konvensional
  • Simpanan pokok plus bagi hasil dengan pihak bank syariah

Bagaimana jika simpanan nasabah nilainya lebih dari 2 miliar? Tim Likuidasi yang akan menyelesaikannya sesuai dengan likuidasi kekayaan yang dimiliki pihak bank. 

Syarat deposito atau simpanan dapat dijamin LPS

Jika nasabah telah menerima bunga suatu simpanan yang mana melebihi ketetapan batas wajar suku bunga (yang sudah ditentukan pihak LPS), maka LPS tak akan menjamin simpanan tersebut entah itu berupa bunganya ataupun simpanan pokoknya. Nasabah harus menunggu dulu bagaimana pengumuman terkait hasil verifikasi dan juga rekonsiliasi simpanan/deposito tahap awal melalui website LPs, media cetak, atau di bank. Nasabah juga harus siap memenuhi semua persyaratan agar LPS menerima klaim tersebut. Persyaratannya antara lain:

  • Simpanan yang dimiliki nasabah masuk dalam catatan pembukuan bank
  • Nasabah tak diperkenankan mendapatkan bunga hasil simpanan yang mana lebih besar dari ketetapan LPS terkait batas suku bunga tersebut. Atau, nasabah tak memperoleh imbalan dari bank (imbalannya tak wajar).
  • Nasabah tidak bertindak sesuatu yang dapat merugikan pihak bank, misalnya kredit yang dimiliki macet.

Sesuai dengan UU No. 10 1999 tepatnya pasal 37B yang menyatakan tentang perbankan bahwasannya semua bank harus menjamin simpanan masyarakat pada bank tersebut. Dengan demikian, bank tersebut membentuk LPS untuk menjaminnya. 

Dalam penjaminan ini, nasabah tidak mengeluarkan biaya sepeserpun karena memang biaya setiap peserta penjaminan LPS menjadi tanggung jawab pihak bank. Namun, jika bank tersebut mengalami pencabutan izin usaha, maka bunga simpanan nasabah akan terhenti. 

Itulah informasi terkait persyaratan deposito dijamin LPS. Semoga bermanfaat bagi anda!

Sistem Kerja Dari Payment Gateway Terbaik Dalam Membantu Memudahkan Transaksi Online

Payment gateway terbaik bisa Anda pilih untuk menjadi metode pembayaran yang memudahkan proses transaksi online. Sebelum menerapkan metode pembayaran dengan menggunakan sistem payment gateway, ada baiknya untuk Anda memahami terlebih dulu seperti apa sistem kerja dari metode pembayaran tersebut. Jika sudah memahaminya, penggunaannya akan menjadi semakin mudah dan lancar.

Payment Gateway, Metode Pembayaran yang Mengubah Masa Depan Transaksi Online

Kehadiran payment gateway pada era yang sudah serba digital ini cukup memberikan dampak yang luar biasa besar terhadap masa depan dari transaksi online. Transaksi online kerap kali dipilih ketimbang transaksi secara langsung karena dianggap lebih mudah. Namun, seringkali ada saja orang yang mengalami kendala proses pembayaran yang rumit.

Oleh sebab itu, payment gateway diciptakan untuk mempermudah proses pembayaran dari transaksi online. Dengan menggunakan payment gateway, bisa memudahkan transaksi baik itu dari sisi penjual maupun pembeli. Sebagai salah satu contohnya adalah pembeli dan penjual tidak perlu repot-repot menyediakan atau mencari rekening dari berbagai bank untuk melakukan pembayaran karena dengan menggunakan payment gateway bisa dikirimkan kemana saja.

Tak hanya itu saja, dengan menggunakan payment gateway terbaik juga transaksi akan menjadi lebih aman. Hal tersebut dikarenakan adanya sistem enkripsi data yang akan menjadikan data-data pembayaran diubah menjadi kode-kode khusus sehingga tidak mudah untuk disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Sistem Kerja Dari Payment Gateway

  1. Pembeli mengunjungi toko online Anda dan melihat serta memutuskan berbagai produk yang ingin mereka beli
  2. Pembeli memilih untuk menggunakan payment gateway
  3. Payment gateway nantinya akan meneruskan informasi transaksi tersebut ke bank
  4. Prosesor pembayaran akan meneruskan informasi ke penerbit kartu
  5. Bank akan menerima permintaan transaksi
  6. Bank akan mengirimkan kode transaksi khusus dan melakukan konfirmasi transaksi kepada pembeli apakah akan diteruskan
  7. Jika disetujui, prosesor pembayaran akan mengirimkan persetujuan tadi beserta hasil pembayaran ke payment gateway
  8. Payment gateway akan meneruskan informasinya kepada toko online milik Anda dan kepada pembeli

Apa Saja Sistem Keamanan yang Diterapkan Pada Payment Gateway?

  1. AVS / Address Verification System

Dengan menggunakan AVS, rincian dari berbagai tagihan yang dimiliki oleh pelanggan terhadap Anda bisa dicek serta disesuaikan dengan alamat kartu yang resmi. Sehingga, ini akan memudahkan Anda sebagai penjual.

  1. CV2 / Card Security Code

CV2 atau Card Security Code memungkinkan untuk pembeli memasukkan tiga digit angka terakhir pada belakang kartu kredit untuk lebih menjamin keamanan ketika bertransaksi. Tentunya, hal ini hanya bisa dilakukan oleh pembeli yang memegang kartu tersebut.

  1. 3D Secure Password

Sistem ini akan mengotorisasi pembayaran yang dijalankan dengan menggunakan berbagai kode agar menjadi semakin aman. Tak heran jika penggunaan payment gateway terbaik banyak dipilih karena lebih aman ketimbang menggunakan metode pembayaran biasa.